Berita Terkini :

.

.

HUT KORPRI 2017

HUT KORPRI 2017

Hari Pahlawan 2017

Hari Pahlawan 2017

Kawasan Bebas Korupsi

Kawasan Bebas Korupsi

JADILAH ORANG YANG BERINTEGRITAS

Integritas adalah sebuah nilai, sama seperti ketekunan, keberanian, dan keuletan. Bahkan lebih dari itu, ini adalah sebuah nilai yang menjamin semua nilai lain.
Seberapa baik anda sebagai seseorang, akan tergantung dari seberapa konsisten anda menjalani hidup menurut nilai-nilai tertinggi anda percayai. Integritas adalah kualitas yang melindungi nilai-nilai anda, dan menyebabkan anda untuk hidup konsisten dengan nilai-nilai tersebut.
Integritas adalah pondasi dari karakter. Dan pembentukan karakter adalah salah satu aktivitas terpenting yang bisa anda lakukan. Memperbaiki karakter berarti mendisiplinkan diri untuk semakin banyak melakukan hal-hal yang akan dilakukan oleh orang jujur, dalam semua kondisi.
Untuk menjadi sangat jujur terhadap orang lain, anda lebih dulu harus sangat jujur pada diri sendiri. Anda harus menjadi diri sendiri. Anda harus menjadi orang terbaik yang ada di dalam diri anda, menjadi yang terbaik yang anda tahu.
Hanya orang yang hidupnya konsisten dengan nilai-nilai dan keutamaan tertingginya, yang benar-benar hidup dalam integritas. Dan saat anda berkomitmen untuk hidup seperti ini, anda akan meningkatkan standard, memperbaiki defenisi anda mengenai integritas dan kejujuran secara terus menerus.

Seberapa Tinggi Integritas Anda?

Anda bisa tahu seberapa tinggi level integritas anda, dari melihat apa yang anda lakukan setiap hari. Anda bisa melihatnya dalam reaksi dan respon anda terhadap pasang surutnya gelombang kehidupan. Anda bisa mengamati tingkah laku yang biasa anda lakukan, dan dari situ anda akan tahu siapa diri anda.
Perwujudan dari integritas yang tinggi itu adalah kinerja yang berkualitas. Orang yang sangat jujur pada dirinya, akan bekerja, atau berusaha keras untuk melakukan pekerjaannya dengan sempurna, dalam situasi apapun.
Orang yang sangat jujur itu mengakui, terkadang secara tidak sadar, bahwa semua yang dia lakukan itu adalah sebuah pernyataan mengenai siapa dia yang sebenarnya sebagai seseorang.
Saat anda memulai sedikit lebih awal, bekerja sedikit lebih keras, dan tetap bekerja sedikit lebih lama, serta konsentrasi pada semua detil, berarti anda menerapkan integritas dalam pekerjaan anda.
Dan entah anda sadar atau tidak, level integritas anda yang sebenarnya itu terlihat sangat jelas oleh orang-orang disekitar anda.
Mungkin, aturan terpenting yang akan pernah anda pelajari itu adalah bahwa, kehidupan anda hanya bisa berubah jadi lebih baik, jika anda sudah berubah menjadi orang yang lebih baik.
Semua kehidupan itu dijalani dari dalam keluar. Pada bagian inti dari kepribadian anda, terdapat nilai-nilai anda mengenai diri dan kehidupan anda secara umum. Nilai-nilai anda menentukan jenis orang seperti apa anda sebenarnya.
Apa yang anda percayai telah menentukan karakter dan kepribadian anda. Apa yang anda perjuangkan, dan apa yang anda tinggalkan, itulah yang mengatakan pada anda dan dunia anda, mengenai jenis orang yang telah menjadi diri anda.
Tanyakan pada diri anda sendiri: Apa 5 nilai terpenting dalam hidup ku? Jawaban anda akan mengungkapkan banyak hal mengenai diri anda. Apa yang akan rela anda korbankan, rela anda tanggung, bahkan mati untuknya?
Apa yang akan anda perjuangkan, atau tidak akan pernah anda tinggalkan? Nilai-nilai apa yang paling anda pertahankan? Renungkan pertanyaan ini dengan seksama, dan, saat anda punya kesempatan, tuliskan jawaban anda.
Berikut ini cara lain untuk mengajukan pertanyaan tersebut. Siapa orang yang paling anda kagumi? Begitu anda sudah tahu jawabannya, pertanyaan berikutnya adalah: Mengapa anda mengaguminya?
Apa nilai-nilai, kualitas, atau keutamaan yang dimilikinya, hingga anda menghormati dan mengaguminya? Bisakah anda meniru kualitas tersebut? Kualitas apa yang paling anda hormati, yang umumnya dimiliki orang lain?
Itu adalah titik awal untuk menentukan nilai-nilai anda. Jawaban dari berbagai pertanyaan itu akan membentuk dasar dari karakter dan kepribadian anda.
Begitu anda sudah menentukan 5 nilai utama, anda harus menyusunnya menurut tingkat kepentingannya. Apa nilai terpenting anda yang pertama? Apa yang kedua? Yang ketiga? Dan seterusnya.
Merangking nilai anda adalah salah satu hal terbaik dan tercepat untuk membentuk karakter anda.
Ingat, nilai yang lebih tinggi akan selalu di dahulukan, dibanding nilai-nilai yang ada dibawahnya. Setiap kali anda terpaksa harus memilih antara satu nilai dengan nilai lainnya, maka anda akan selalu memilih nilai yang tertinggi dalam hirarki.
Siapa anda, di dalam hati, adalah dibuktikan dari apa yang anda lakukan setiap hari, terutama saat anda dipaksa untuk berada dalam posisi dimana anda harus memilih antara dua nilai atau alternatif.

Integritas adalah Kualitas Utama

Ralph Waldo Emerson mengatakan..
"Lindungi integritas anda layaknya benda keramat."
Dalam berbagai studi, kualitas integritas atau kesetiaan seseorang terhadap nilai-nilanya, dirangking sebagai kualitas nomor satu yang dicari dalam semua bidang.
Saat menentukan dengan siapa mereka akan berbisnis, konsumen merangking kejujuran seorang penjual sebagai satu kualitas yang paling penting.
Meski jika mereka merasa bahwa produk, kualitas, dan harga yang dijualnya itu unggul, tapi konsumen tidak akan membeli dari orang yang dianggapnya kurang jujur dan berkarakter.
Begitu juga dalam kepemimpinan, integritas adalah kualitas utama. Integritas dalam kepemimpinan itu diekspresikan dalam kemantapan dan konsistensi. Itu ditunjukkan dalam bentuk kesetiaan untuk menjaga kata-katanya.
Lem yang merekatkan semua hubungan, termasuk hubungan antara pemimpin dan bawahan, adalah kepercayaan, dan kepercayaan di dasarkan pada integritas.
Integritas itu begitu penting, hingga kita tidak mungkin bisa berfungsi dimasyarakat jika tidak memilikinya. Apa lagi yang bisa membuat traksaksi bisa terjadi selain level keyakinan yang tinggi bahwa harganya jujur dan kembaliannya benar.
Orang-orang dan perusahaan tersukses itu adalah yang reputasi integritasnya tinggi, dalam berurusan dengan semua orang. Level integritas ini membuat orang jadi lebih yakin, dan ingin lebih sering berbisnis dengan mereka, dibanding dengan pesaingnya yang etikanya mungkin sedikit goyah.
Earl Nightingale pernah menulis...
"Jika kejujuran tidak ada, itu harus ditemukan, karena itu adalah cara terpasti untuk mendapatkan kekayaan."
Sebuah studi di Harvard University menyimpulkan bahwa asset terbesar dari suatu perusahaan itu adalah, bagaimana dia dikenal oleh konsumennya, atau reputasinya.
Dengan cara yang sama, asset terbesar anda adalah cara anda dikenal oleh konsumen anda. Itu adalah reputasi anda untuk menjaga kata-kata dan memenuhi komitmen anda. Integritas anda lebih diutamakan dibanding diri anda, dan mempengaruhi semua interaksi anda dengan orang lain.

Cara Mengembangkan Integritas

Ada beberapa hal yang bisa anda lakukan agar bisa bergerak lebih cepat ke arah jenis orang yang anda tahu, anda mampu menjadi. Yang pertama, seperti yang sudah disinggung, adalah menentukan 5 nilai anda yang paling utama dalam hidup. Susun menurut prioritasnya.
Kemudian tuliskan paragraph singkat yang mendefenisikan makna dari masing-masing nilai tersebut bagi anda. Sebuah nilai yang dikombinasikan dengan defenisi, akan menjadi prinsip yang terorganisir (pernyataan yang bisa anda gunakan untuk membantu membuat keputusan yang lebih baik.)
Prinsip tersebut adalah sebuah ukuran dan standard yang membuat anda bisa mengetahui, sudah seberapa dekat anda dengan berbagai kepercayaan dan keyakinan anda yang terdalam.
Langkah kedua untuk mengembangkan integritas dan karakter di dalam diri anda adalah dengan cara mempelajari orang-orang yang berkarakter hebat. Pelajari berbagai kisah dan sejarah hidup dari orang-orang besar.
Pelajari orang-orang yang memiliki karakter kuat sehingga membuat mereka bisa mengubah dunianya. Saat anda membaca, pikirkan tentang tindakan yang akan mereka ambil jika mereka mengahadapi kesulitan seperti yang sedang anda alami.
Napoleon Hill, dalam bukunya, The Master Key to Riches, menceritakan tentang bagaimana dia menciptakan para penasehat pribadi imajiner, yang terdiri dari orang-orang besar dalam sejarah. Dia memilih orang-orang misalnya Napoleon, Lincoln, Jesus, dan Alexander the Great.
Setiap kali hendak mengambil suatu keputusan, dia akan menenangkan diri lalu membayangkan seolah-olah para anggota dari dewan penasehat pribadinya, sedang duduk di hadapannya, di depan sebuah meja yang besar.
Lalu dia akan bertanya pada mereka mengenai apa yang seharusnya dia lakukan, agar bisa menghadapi situasi dengan efektif. Saat itu pula, mereka akan memberikan jawaban, pengamatan, dan wawasan yang membantunya untuk melihat dengan lebih jelas dan efektif.
Anda bisa melakukan hal yang sama. Pilih seseorang yang sangat dikagumi karena kualitasnya, misalnya keberanian, kegigihan, kebijaksanaan atau kejujurannya. Lalu, tanyakan pada diri sendiri, "Apa yang akan dilakukannya jika berada diposisi ku?"
Langkah ketiga dan terpenting dalam membangun integritas adalah menyusun langkah menurut psychologi tingkah laku manusia. Kita tahu bahwa jika anda merasakan sesuatu, maka anda akan melakukan tindakan yang sesuai dengan perasaan itu.
Sebagai contoh, jika anda merasa bahagia, maka anda akan bertindak bahagia. Jika anda merasa marah, maka anda akan bertindak marah. Jika anda merasa berani, maka anda akan bertindak dengan gagah berani.
Tapi kita juga tahu bahwa anda tidak selalu bisa merasakan seperti yang anda inginkan. Namun, karena Hukum Kebalikan, jika anda bertindak seolah-olah anda merasakan sesuatu, maka aksi yang dihasilkan akan sesuai dengan perasaan itu.
Sehingga anda bisa, sebagai efeknya, bertindak menurut perasaan itu. Anda bisa "memalsukannya sampai anda benar-benar merasakannya."
Anda bisa menjadi manusia superior dengan cara bertindak seperti jenis orang yang ingin anda tiru. Jika anda bertindak seperti orang yang punya integritas, keberanian, ketegasan, dan karakter, maka pada akhirnya anda akan menciptakan di dalam diri anda, struktur mental dan kebiasaan dari orang tersebut.
Aksi-aksi anda kemudian menjadi realitas anda. Anda akan menciptakan sebuah kepribadian yang konsisten dengan aspirasi tertinggi anda.
Semakin sering anda berbicara, bertindak, dan bertingkah laku yang konsisten dengan nilai-nilai tertinggi anda, semakin suka anda pada, dan semakin baik perasaan anda terhadap, diri sendiri.
Citra diri dan level penerimaan diri anda akan meningkat. Anda akan merasa lebih kuat, berani, dan mampu untuk menghadapi setiap tantangan.

3 Area Integritas

Ada 3 area utama dari kehidupan anda, dimana bertindak dengan integritas itu sangat vital. Ke 3 area ini adalah godaan terbesar bagi integritas anda, tapi juga menyimpan peluang terbesar untuk meningkatkan integritas anda.
Saat mendengarkan kata hati dan melakukan apa yang anda tahu sebagai hal yang benar dalam ke 3 area ini, maka anda akan merasakan kedamaian dan kepuasan yang akan mengarahkan anda para kesuksesan dan pencapaian yang lebih tinggi.
Area pertama yaitu hubungan anda dengan keluarga dan teman, orang-orang terdekat anda. Menjadi jujur pada diri sendiri itu berarti hidup dalam kebenaran dengan masing-masing orang dalam hidup anda. Itu berarti menolak untuk mengatakan atau melakukan yang anda anggap tidak benar.
Hidup dalam kebenaran dengan orang lain berarti anda menolak untuk tetap berada dalam situasi apapun dimana anda tidak bahagia dengan tingkah laku orang lain. Anda menolak untuk mentolerirnya. Anda menolak untuk berkompromi.
Para psycholog telah menyimpulkan bahwa stress dan negatif itu umumnya berasal dari percobaan untuk hidup dalam sebuah cara yang tidak sesuai dengan nilai-nilai tertinggi anda.
Itu adalah saat anda hidup diluar jalur (saat anda melakukan dan mengatakan satu hal diluar, tapi merasakan dan mempercayai hal lain di dalam) yang membuat anda merasa sangat tidak bahagia.
Saat anda memutuskan untuk menjadi seseorang yang memiliki karakter dan integritas, maka aksi pertama anda adalah menetralisir atau menghilangkan semua hubungan yang menyusahkan, dari kehidupan anda.
Ini tidak berarti bahwa anda harus mendatangi seseorang dan memukul kepalanya dengan kayu. Yang dimaksud adalah bahwa anda harus jujur dalam menentang orang lain, dan mengatakan bahwa anda tidak senang dengan mereka.
Katakan pada mereka bahwa anda ingin mengatur ulang hubungan ini, sehingga anda bisa merasa lebih puas dan terpenuhi. Jika dia tidak mau melakukan penyesuaian yang membuat anda senang, itu seharusnya sudah jelas bagi anda bahwa anda tidak ingin mempertahankan hubungan ini lebih lama.
Area yang kedua adalah sikap dan tingkah laku anda terhadap uang. Sikap yang tidak wajar terhadap uang akan menyebabkan ketidak wajaran dalam kehidupan finansial anda. Anda harus berhati-hati mengenai perlakuan anda terhadap uang, terutama jika itu milik orang lain.
Anda harus menjaga rating kredit sama seperti anda akan menjaga kehormatan. Anda harus membayar berbagai tagihan tepat waktu, atau bahkan lebih awal. Anda harus menjaga janji-janji yang menyangkut komitmen finansial anda.
Area ketiga adalah komitmen anda dengan orang lain, terutama dalam pekerjaan, bisnis dan aktivitas penjualan. Selalu pegang kata-kata anda. Jadilah orang yang memiliki kehormatan.
Jika anda mengatakan akan melakukan sesuatu, lakukan. Jika anda berjanji, tepati. Jika anda berkomitmen, penuhi. Jadilah jenis orang yang bisa dipercaya secara penuh, tidak peduli apapun situasinya.
Integritas anda adalah perwujudan dari kemauan anda untuk memegang nilai-nilai yang anda junjung tinggi. Membuat janji itu mudah, tapi menepatinya itu sulit. Tapi jika anda menepatinya, setiap tindakan kecil dari integritas ini akan membuat karakter anda semakin kuat.
Dan saat anda meningkatkan kualitas dan kekuatan karakter anda, maka semua bagian lain dari kehidupan anda juga akan meningkat.

WUJUDKAN PEMERINTAHAN BEBAS KORUPSI, PEMKOT GANDENG KPK RI

Parepare- untuk mewujudkan seluruh aparatur sipil Negara lingkup Pemerintah Kota Parepare bebas dari Korupsi, Pemerintah Kota Parepare melalui Inspektorat menggandeng Komisi Pemberantasan Korupsi untuk menggelar Sosialisasi Penerapan Kawasan Bebas Korupsi di Ruang Pola Setdako Parepare, Kamis, (16/11/2017).

Tidak hanya menggelar sosialiasai, KPK nantinya juga akan memberikan pendampingan kepada seluruh ASN lingkup Pemerintah Kota Parepare mewujudkan pemerintahan yang bersih dari perilaku korupsi.

Sosialisasi yang dihadiri delapan orang Anggota DPRD, seluruh Kepala SKPD, Camat, Lurah, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), serta seluruh Kepala SD dan SMP di Kota Parepare ini, menghadirkan Tim Koordinasi dan Supervisi Pencegahan Korupsi KPK RI sebagai pemater, Dalam acara tersebut, Tim Koordinasi dan Supervisi Pencegahan Korupsi KPK RI, Hery Nuruddin berpesan, agar pada tahun 2018 mendatang, Pemkot Parepare telah menerapkan kebijakan e-planning, e-budgetting, dan perizinan sistem online untuk menghadirkan pemerintahan yang bersih, dan bebas korupsi.

Penempatan posisi Unit Layanan Pengadaan (ULP), juga menjadi perhatian KPK agar orang yang ditempatkan dalam posisi tersebut, merupakan seseorang yang profesional dan berintegritasi. "Pastikan juga ULP harus diisi oleh orang-orang yang berintegritas dan kompetensinya paling ok, paling hebat. Kepala ULP itu harus Ustadznya Ustadz karena banyak uang panas di sana," pesan Hery Nuruddin, dengan candaan khasnya.

Tahun 2018 kata dia, segala pengadaan barang dan jasa juga harus melalui satu pintu, yaitu melalui ULP.
"Pastikan 2018 semua pengadaan barang dan jasa melalui ULP karena kami melihat praktik di lapangan. Kebanyakan modus. Secara aturan boleh, tapi kami mendorong semua pengadaan melalui ULP. Tidak ada lagi melalui SKPD," papar Hery. Dalam membuka acara tersebut, Wali Kota Parepare HM Taufan Pawe menyempatkan waktu mengabsen satu persatu Kepala SKPD yang hadir.

Pentingnya sosialisasi itu diharap Taufan Pawe dapat diikuti secara seksama oleh para SKPD, Camat, Lurah, PPK, Kepala SD dan SMP, serta seluruh stake holder.

Menghadirkan pemerintahan yang bersih dan bebas korupsi, Taufan Pawe juga mengulas segala kebijakan yang telah diterapkan dalam pemerintahannya, termasuk memperkuat fungsi koordinasi melalui kegiatan Coffee Morning, membentuk Tim Saber Pungli, dan Unit Pengendali Gratifikasi, serta menggandeng LAN RI untuk mengkaji pemberian tunjangan kinerja bagi ASN berkinerja baik.

"Kami berkomitmen sebagai daerah smart city, penerapan aplikasi e-budgetting dan e-planning seperti yang dipesankan KPK tadi. Olehnya itu, kami masih butuh pencerahan, karena masih ada oknum yang berprilaku di luar apa yang kita harapkan," terang Wali Kota yang berlatar belakang sebagai Advokat dan mengaku pernah praktik di Kantor KPK RI ini. 

Ketua DPRD Kota Parepare, Kaharuddin Kadir juga mengaku telah menandatangani komitmen pencegahan korupsi bersama Pemkot Parepare.

Sebagai Legislatif dalam fungsi Budgetting dan Penganggaran, komitmen penyelenggaraan sistem e-planning dan e-budgetting kata Kahar, akan diterapkan di Parepare untuk pengawasan yang akuntabel dan efektif.

"DPRD berkomitmen dengan prinsip penyelenggaraan fungsi DPRD, dalam e-planning dan e-budgetting untuk mendukung pemberantasan korupsi di Kota Parepare," tukasnya.

Selain Hery Nuruddin, Tim Koordinasi dan Supervisi Pencegahan Korupsi KPK RI l lainnya, adalah Dwi Aprilia Linda Astuti yang banyak memberikan ulasan tentang kasus yang pernah ditangani KPK untuk menjadi pelajaran bagi peserta sosialisasi.


16.055 Efektivitas Pembinaan BPKP Terhadap Maturitas SPIP

Efektivitas Pembinaan BPKP Terhadap Maturitas SPIP
Keberhasilan pembinaan SPIP yang dilakukan BPKP akan mendorong terwujudnya SPIP yang baik pada suatu K/L atau Pemda serta meningkatnya hasil penilaian maturitas ke jenjang yang lebih tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran tentang efektivitas pembinaan BPKP khusus terhadap maturitas SPIP Pemda. Hasil penelitian diharapkan menjadi bahan masukan bagi Pimpinan BPKP dalam pengambilan kebijakan pembinaan penyelenggaraan SPIP Pemda.
Responden penelitian adalah satgas atau pegawai yang terlibat dalam penyelenggaraan SPIP pada Pemerintah Daerah yang telah dinilai maturitas SPI nya. Pengolahan data berdasarkan Pemda yang telah dinilai maturitas SPIP-nya dan Pemda berdasarkan wilayah pembinaan SPIP BPKP. Berdasarkan pengelompokan wilayah pembinaan penyelenggaraan SPIP, Pemda meliputi: (1) Jawa, (2) Indonesia Barat (Sumatera), (3) Indonesia Tengah (Kalimantan, Sulawesi, Bali, NTB dan NTT), dan (4) Indonesia Timur (Maluku dan Papua).
Dari hasil penelitian terungkap beberapa hal sebagai berikut:
  1. Efektivitas pembinaan BPKP atas penyelenggaraan SPIP Pemda yang telah dinilai maturitasnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas pembinaan BPKP bervariasi di antara keempat wilayah pembinaan penyelenggaraan SPIP Pemda. Efektivitas pembinaan SPIP untuk wilayah Jawa mendapat nilai rata-rata 82,44, menggambarkan pembinaan SPIP pada wilayah tersebut lebih efektif dibandingkan tiga wilayah pembinaan SPIP lainnya, yaitu wilayah Indonesia Barat dan Indonesia Tengah, serta Indonesia Timur yang mendapat nilai 61,34% dan 61,95% dan 24,65%.
  2. Kendala Penyelenggaraan SPIP di Lingkungan Pemda. Dalam penyelenggaraan SPIP di lingkungan Pemerintah Daerah, terdapat kendala, yaitu kurangnya komitmen pimpinan SKPD, unsur pimpinan dan sebagian pegawai belum menyadari pentingnya SPIP, tidak tersedia/terbatasnya anggaran untuk kegiatan SPIP, sulitnya mendapatkan anggaran untuk pelaksanaan sosialisasi SPIP di lingkungan Pemda karena APBD yang rendah, belum seluruh SKPD melaksanakan SPIP, kompetensi sumber daya manusia (SDM) Pemda rendah, belum maksimalnya tugas dan peran satgas SPIP dalam melaksanakan kegiatan penyelenggaraan SPIP, dan adanya penggantian pimpinan SKPD yang mengakibatkan adanya penggantian kebijakan.
  3. Kendala yang dihadapi satgas penyelenggaraan SPIP tingkat Pemda. Kendala yang ditemui yaitu adanya mutasi anggota Satgas SPIP yang telah memahami SPIP ke tempat lain, anggota satgas SPIP tidak mempunyai pengetahuan yang memadai dan penguasaan materi SPIP belum optimal, adanya Pemda yang belum membentuk satgas SPIP Pemda dan satgas SPIP SKPD, kesibukan anggota satgas sehingga penyelenggaraan SPIP bersamaan dengan tupoksi anggota, serta satgas SPIP belum melakukan kegiatan monitoring SPIP secara berkala.
  4. Kendala dalam Pembinaan Penyelenggaraan SPIP Pemda oleh BPKP. Dalam pembinaan penyelenggaraan SPIP Pemda oleh BPKP terdapat beberapa kendala/permasalahan, yaitu sosialisasi, pendampingan, pelatihan, dan pembinaan SPIP di pemda belum optimal/tidak berkesinambungan, kuesioner maturitas SPIP terkait pengertian dan dokumen yang harus disiapkan atau dipenuhi tidak mudah dipahami, pedoman penyelenggaraan SPIP sering berubah, materi SPIP kurang aplikatif, BPKP belum/tidak secara rutin melaksanakan monitoring SPIP, terbatasnya waktu fasilitator SPIP BPKP dan terbatasnya jumlah fasilitator SPIP pada saat dibutuhkan, dan implementasi SPIP masih berorientasi pemenuhan data dukung formal.
Dalam upaya lebih mengefektifkan pembinaan BPKP atas peningkatan maturitas SPIP, kami sarankan kepada Satgas Pembinaan Penyelenggaraan SPIP agar melakukan pembinaan SPIP secara intensif dan berkelanjutan pada wilayah pembinaan di luar Jawa, terutama wilayah Indonesia Timur, menugaskan fasilitator SPIP yang kompeten dalam materi SPIP dengan modul yang sederhana dan penyampaian yang mudah dipahami, membuat daftar uji pelaksanaan SPIP yang lebih spesifik dan jelas kriterianya, memberikan contoh konkrit pelaksanaan SPIP baik dalam bentuk infrastruktur maupun pelaksanaannya, melaksanakan penilaian maturitas SPIP dengan berkoordinasi dengan SKPD yang terkait, menyampaikan hasil maturitas SPIP seperti pemeringkatan dalam laporan kinerja instansi pemerintah, dan mendorong Pemerintah Daerah untuk menyusun grand design SPIP dan lebih mengoptimalkan penyelenggaraan SPIP.

QUALITY ASSURANCE TERHADAP PELAKSANAAN PENGAWASAN INSPEKTORAT KOTA PAREPARE

Post : Simpur Siang, ST.,M.Si (Auditor Muda)
Dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah, fungsi pengawasan dilaksanakan oleh Inspektorat sebagai aparat pengawasan internal pemerintah (APIP). Inspektorat Kota Parepare merupakan unit pengawasan fungsional di daerah dan melakukan pengawasan di setiap satuan kerja pemerintah daerah (SKPD) Lingkup pemerintah Kota Parepare dalam rangka penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan dan kemasyarakatan demi terwujudnya pemerintahan yang bersih, transparan dan akuntabel. Inspektorat  tidak secara langsung melayani masyarakat namun peranannya sangat diharapkan dalam melakukan pembinaan dan pengawasan atas pelaksanaan kebijakan yang telah ditetapkan untuk mencapai tujuan yang telah direncanakan secara efektif dan efisien.
Pengawasan APIP dikatakan berkualitas  jika dapat berperan efektif sebagaimana diamanatkan dalam sistem pengendalian intern pemerintah (SPIP), yaitu sekurang – kurangnya harus memenuhi 3 (tiga) kriteria: 1) memberikan keyakinan yang memadai atas ketaatan, kehematan, efisiensi, dan efektifitas pencapaian tujuan penyelenggaraan tugas dan fungsi instansi pemerintah; 2) memberikan peringatan dini dan meningkatkan efektifitas manajemen risiko dalam penyelenggaraan tugas dan fungsi instansi pemerintah; serta 3) memelihara dan meningkatkan kualitas tata kelola penyelenggaraan tugas dan fungsi instansi pemerintah. Sebagaimana hasil penelitian tentang pengaruh kualitas audit internal, dikemukakan bahwa kualitas audit internal merupakan faktor utama yang berdampak terhadap kualitas sistem pengendalian internal. Auditor harus dapat memberikan added value kepada auditee melalui peningkatan sistem pengendalian internal melalui audit internal yang berkualitas (Dityatama, 2012).
Hasil pengawasan Inspektorat diharapkan dapat bermanfaat bagi pimpinan (walikota) serta SKPD dan pengguna lain (auditan) untuk meningkatkan kinerja organisasinya secara keseluruhan. Hasil pengawasan ini akan dapat dipergunakan oleh auditan jika auditan mengetahui dan mengakui profesionalisme aparat Inspektorat serta meyakini hasil pengawasannya sebagai hasil yang berkualitas. Pelaksanaan audit pemerintahan yang dilakukan oleh aparat pengawasan fungsional intern yang profesional akan mempunyai implikasi kepada kualitas akuntabilitas keuangan Instansi Pemerintah Daerah. Karena dari hasil audit akan diperoleh masukan dan saran untuk meningkatkan kualitas akuntabilitas keuangan, yang berisi pertanggungjawaban pengelolaan keuangan untuk melaksanakan program dan kegiatan pemerintahan (Sadeli, 2008).
Menurut standar Audit APIP 1170, APIP harus mengembangkan program dan mengendalikan kualitas audit. Karena itu Inspektorat perlu menerapkan suatu sistem quality assurance dan perbaikan yang mencakup semua aspek pengawasan. Sistem ini untuk memperbaiki operasi organisasi dan memberi nilai tambah serta memberikan jaminan bahwa kegiatan pengawasan telah dilaksanakan sesuai standar  audit dan kode etik. Dalam manajemen mutu perhatian tidak hanya sebatas perbaikan mutu, tetapi yang juga penting adalah mengusahakan adanya mekanisme yang tepat baik dari dalam maupun luar untuk menjamin tercapainya mutu yang tinggi (Ekroman, 2011).

Oleh karena itu, dalam tulisan ini dianalisis bagaimana suatu konsep quality assurance (penjaminan kualitas) terhadap pelaksanaan pengawasan Inspektorat Parepare. Hal ini penjaminan kualitas berupa suatu konsep sistem yang diharapkan dapat mengakomodasi evaluasi diri aparat pengawas dalam pelaksanaan tugasnya dan dapat memberikan jaminan terhadap kualitas hasil pengawasan Inspektorat.

Tingkatkan Peran APIP untuk Memaksimalkan Pencegahan Korupsi

Workshop Peningkatan Kapabilitas APIP di Lingkungan Aparat Pengawasan Internal Pemerintah (APIP) Se-Provinsi Papua Barat telah berakhir dengan telah  ditutupnya acara tersebut  oleh Inspektur Provinsi Papua Barat, Soegiyono di Gedung Kantor Inspektorat Provinsi Papua Barat yang berlokasi di Jl. Sowi Gunung No 4, Manokwari Papua Barat.

Acara yang diprakarsai antara KPK, BPKP dan Inspektorat Provinsi ini  ditujukan untuk menciptakan pencegahan korupsi yang terintegrasi. Workshop yang dilaksanakan di Aula Inspektorat Provinsi Papua Barat ini telah berlangsung di Aula Auditor milik Inspektorat Provinsi Papua Barat selama 3 hari, mulai tanggal 7 November sampai dengan 9 November 2017.
Dalam keynote sambutan penutupannya,  Inspektur Provinsi Papua Barat. Soegiyono, mengharapkan dengan dilaksanakan diklat ini, mampu memaksimalkan upaya pencegahan korupsi di instansi peserta masing-masing. Ditambahkannya pula bahwa Inspektorat Provinsi siap membantu Inspektorat Kabupaten bila memerlukan bantuan d
alam upaya-upaya pencegahan korupsi tersebut.
Ismail Hindersah, yang dalam hal ini mewakili Deputi Pencegahan Korupsi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga menyampaikan harapannya agar ilmu yang telah dipelajari oleh peserta dapat diterapkan dengan sungguh-sungguh, sehingga dapat berkontribusi untuk memaksimalkan pemberantasan korupsi di wilayah kerja masing-masing
“kita berharap setelah pelaksanaan workshop, inspektorat kab/kota mendapatkan ilmu dan dapat menerapkannya di wilayah kerjanya masing-masing, yang nantinya secara tidak langsung akan mensejahterakan masyarakat di Provinsi Papua Barat” ungkapnya dalam penutupan workshop tersebut.
Sementara itu, Koordinator Pengawasan Bidang Investigasi Perwakilan BPKP Provinsi Papua Barat, Evenri Sihombing yang dalam kesempatan ini mewakili Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Papua Barat, Buyung Wiromo Samudro menyampaikan bahwa peningkatan kemampuan kompetensi APIP sangat penting untuk dilakukan sebagai keseriusan dari tiga lembaga negara (KPK, BPKP dan Inspektorat Provinsi), untuk merealisasikan pemberantasan korupsi yang terintegrasi. Evenri mengharapkan semoga apa yang sudah dipelajari peserta dapat diterapkan di instansi masing-masing sehingga mampu meningkatkan perannya sebagai pencegah korupsi di daerah.

Pelaksanaan Uji Kompetensi Inpassing ke Dalam JFA 2017

Penyelenggaraan Uji Kompetensi Inpassing (UKI) ke Dalam JFA Periode November 2017 akan dilaksanakan pada tanggal 15 November 2017 di seluruh Perwakilan BPKP dan STIA LAN Jakarta kecuali Perwakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta, Perwakilan BPKP Provinsi Banten, dan Perwakilan BPKP Kalimantan Utara.
Jadwal UKI dapat di-unduh pada tautan berikut ini.


Peserta yang berhak mengikuti ujian adalah yang namanya tercantum dalam Daftar Peserta Uji Komptensi Inpassing Periode November 2017 yang ditetapkan oleh Kepala Pusbin JFA.

Peserta UKI merupakan hasil verifikasi berkas usulan yang disampaikan ke Pusbin JFA paling lambat tanggal 16 Oktober 2017 dengan kriteria penetapan sesuai Surat Edaran Kapusbin Nomor SE-687/JF/1/2017 tanggal 23 Maret 2017 tentang Juklak Pengangkatan ke Dalam JFA melalui penyesuaian/ inpassing.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai daftar penetapan peserta UKI periode November 2017, silakan menghubungi Perwakilan BPKP setempat (c.q. Korwas P3A) untuk unit APIP selain wilayah Jabodetabek dan Pusbin JFA untuk unit APIP di Jabodetabek.

Inspektorat Sulsel Rampungkan Formasi Pejabat Fungsional

INSPEKTORATSULSEL.ID – Dalam rangka dinamisasi dan akselerasi gerak organisasi dalam menjalankan fungsi pembinaan dan pengawasan, Inspektorat Daerah Provinsi Sulawesi Selatan segera merampungkan formasi pejabat fungsional.
“Di Inspektorat sekarang ini ada tiga jabatan fungsional, Auditor, P2UPD, dan Auditor Kepegawaian. Kami melakukan penyesuaian jumlah kebutuhan pesonil berdasarkan beban kerja yang ada.” Jelas Sekretaris Inspektorat, Dr. syafruddin Kita, S.T., M.Si., M.Si.
Hal tersebut diungkap Syafruddin sesaat setelah memimpin rapat bersama Sub Bagian Administrasi dan Umum, Senin (03/04/2017) sore. Rapat juga meminta masukan dari beberapa Pejabat Fungsional Auditor, P2UPD, dan Auditor Kepegawaian.
Menurut Syafruddin, “Jumlah auditor kami usulkan penambahan dari 45 menjadi 50 orang, P2UPD kami tambah dari 35 menjadi 40 orang. Untuk Auditor Kepegawaian, jumlahnya tak berubah, tetap 9 orang.”
Usulan penambahan jumlah personil pejabat fungsional ini akan segera diajukan ke Biro Organisasi Sekretariat Daerah Pemprov. Sulsel, serta ke Kementerian Dalam Negeri untuk jabatan fungsional P2UPD.

Inspektorat Parepare hadirkan Layanan klinik Konsultasi Pengawasan


Inspektorat Parepare hadirkan Layanan klinik Konsultasi Pengawasan

Inspektorat Kota Parepare, Satu lagi inovasi pelayanan yang dihadirkan Inspektorat Pemerintah Kota Parepare dalam memberikan jaminan penyelenggaraan urusan pemerintah agar berjalan secara efektif dan efisien, membuat layanan klinik Konsultasi pengawasan.

Klinik konsultasi pengawasan tersebut dihadirkan Inspektorat Daerah Kota Parepare untuk mengupayakan pencegahan terjadinya penyimpangan dalam perencanaan pekerjaan sesuai dengan aturan perundang-undangan yang berlaku.

Muh.Husni Syam saat di temui terkait inovasi yang dilakukan menjelaskan, layanan klinik kosultasi yang disediakan diharapkan dapat memberikan dorongan pada pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas tata kelola yang bebas dari penyimpangan dan resiko yang bisa muncul kapan saja.
Husni menambahkan hal ini dilakukan untuk memberikan perlindungan kepada sumberdaya daerah dalam meningkatkan kinerja dan peran aparat pengawasan di Kota Parepare.

“Klinik ini diperuntukkan kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Parepare ini tidak dikenakan biaya pengurusan alias gratis dan proses penyelesaian pelayanan paling lama tiga hari kerja,” Jelas Husni.
Husni juga menjelaskan, layanan klinik konsultasi dibuka pada hari selasa sampai jumat pukul 14.00 sampai dengan 16.00 Wita.

Sebelum datang untuk melakukan konsultasi Husni mengharapkan kepada seluruh OPD untuk melengkapi Persyaratan Administrasi yang diantaranya permohonan layanan diajukan oleh perorangan atau atas nama instansi/lembaga/organisasi ditujukan kepada Inspektur Kota Parepare, serta melampirkan Surat resmi dari instansi/lembaga/organisasi, dan bagi perorangan menyetorkan kartu identitas diri; dilengkapi dengan Pernyataan lisan dan/atau tertulis atas permasalahan yang dihadapi; dan Dokumen pendukung lainnya yang dianggap penting.

Ditambahkan Husni layanan konsultasi ini melingkupi Pengadaan Barang dan Jasa, Pengelolaan Keuangan Daerah, Pengelolaan Barang Daerah serta Kepegawaian.
 
Support : Creating Website | APIP | inspektoratpare.blogspot.com
Copyright © 2014. Inspektorat Kota Parepare - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by APIP
Proudly powered by Salam Blogger